Jumat, 14 Desember 2012

Tutorial Merakit Komputer

Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

rakit1.jpg

Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg

Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

rakit5.jpg
Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

rakit6.jpg


3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 
rakit16.jpg
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg
rakit8.jpg
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
 
rakit9.jpg

rakit10.jpg
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

  
rakit11.jpg
  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg
rakit14.jpg
rakit15.jpg

8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

 
rakit19.jpg
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
»»  READMORE...

Kamis, 13 Desember 2012

jawaban databases Modul II



  1. mysql> select nim, nama_depan, nama_belakang from mahasiswa where NIM like ‘%98%';
+----------------+------------------+-----------------------+
| nim | nama_depan | nama_belakang |
+----------------+------------------+-----------------------+
| 111980138 | Dwi Surya | Irawan |
| 112980138 | Eva | Suharti |
| 112980150 | Dewi | Tatiana |
+----------------+-----------------+-----------------------+
3 rows in set (0.00 sec)

  1. mysql> select nama_depan, nama_belakang, kode_jur from mahasiswa where kode_jur like 'IF' and NIM like ‘%99%’;

  1. mysql> select Nama_mk as Pelajaran , sks from mata_kuliah;

  1. mysql> select distinct nama_depan, nama_belakang, substring(NIM,7), nama_jur from mahasiswa, jurusan where mahasiswa.kode = jurusan.nama_juru ;

  1. mysql> select nama_depan, nama_belakang, timestampdiff(year,tgl_lahir,curdate()) as Age from dosen;

  1. mysql> select * from mahasiswa where NIM like '113%';
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
| NIM | nama_depan | nama_belakang | jns_kelamin | tgl_lahir | tmpt_lahir | gol_darah | alamat | kode_jur |
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
| 113990013 | Agus | Ramandani | P | 1980-08-31 | Bandung | A | Sukabirus 60 | IF |
| 113990066 | Tomi | Hardian | P | 1980-02-29 | Bandung | B | Ciwaruga | IF |
| 113990077 | Muhammad | Faisal | L | 1980-10-30 | Bandung | O | Cijerah | IF |
| 113990079 | Nurul | Karmilah | P | 1981-04-23 | Bandung | AB | Gelatik Dalam No.2 | IF |
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
4 rows in set (0.00 sec)

mysql> select NIM, nama_depan, nama_belakang, jns_kelamin, gol_darah from mahasiswa where NIM='113990013';
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
| NIM | nama_depan | nama_belakang | jns_kelamin | gol_darah |
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
| 113990013 | Agus | Ramandani | P | A |
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
1 row in set (0.00 sec)

  1. a. mysql> select nama_depan, nama_belakang, kode_jur form dosen where nip=’1300001’;
b. mysql> select * from kelas where kode_mk='CS7453';
c. mysql> select concat(nama_depan,' ',nama_belakang)) as Nama_Mahasiswa, 'jurusan',' ',kode_jur as KO from mahasiswa;


  1. Analisa dari perintah tsb adalah :
  1. Menampilkan kode_mk, nama_mk, sks dari table mata_kuliah dimana kode_mk=”EE1001”;
  2. Menampilkan nim, kode_mk, nilai dari tabel ambil dimana kode_mk=”EE1001”;
  3. Menampilkan nim, nama_depan,kode_jur dari table mahasiswa dimana nim=”111980138”;
  4. Menampilkan nim, kode_mk, Nilai dari tabel ambil dimana nim=”111090138”;

  1. Jalankan dan jelaskan perintah berikut ini :
  1. Menampilkan no_kelas ruang, kode_mk kode, kapasitas dari tabel kelas dimana hari=upper(‘senin’); notes : field no_kelas diganti ruang, kode_mk diganti kode
  2. Menampilkan nim, kode_jur, translate (kode_jur,’TE’, ‘IF’), jns_kelamin, replace(jns_kelamin,’L’,’P’) dari table mahasiswa; notes : men-replace TE menjadi IF pada field kode_jur dan ‘L’ menjadi ‘P’ pada field jenis kelamin (failed)

  1. Query dari dosen
  1. mysql> select nip, jns_kelamin, kode_jur, nama_depan from dosen where nama_depan like 'h%';
  2. select no_kelas Ruang, concat(‘Digunakan pada’) as Digunakan_pada, hari, waktu jam from kelas;

  1. Buat query
  1. Select nama_depan, nama_belakang from dosen where kode_jur=’IF’ and gol_darah=’B’;
  2. Select nip, concat(nama_depan,’ ‘, nama_belakang) as Nama_Lengkap, monthname(tgl_lahir) as Bulan_Lahir from dosen where monthname(tgl_lahir)=’March’;

  1. Buat Query
  1. Select concat(nama_depan, ‘ ‘, nama_belakang) as Nama, lpad(nip,9,’***’) as NIP from dosen where char_length(concat(nama_depan, nama_belakang)) > 12;
  2. Select concat(nama_depan, ‘ ‘, nama_belakang) as Nama, lpad(nip,9,’***’) as NIP from dosen where kode_jur=’IF’;

  1. Select kode_mk Kode, LTRIM(nama_mk) as Mata_Kuliah from mata_kuliah where kode_jur=upper(‘if’);

  1. Select kode_jur KD, replace(substring(NIM,4,6), substring(NIM,6,1),’-‘) as NIP, nama_depan Nama_Depan from mahasiswa;
»»  READMORE...

Rabu, 10 Oktober 2012

Belajar LinuX

Banyak yang bilang belajar GNU/Linux itu sulit. Banyak yang bilang Linux itu hanya untuk ahli komputer atau orang IT saja. Bahkan banyak juga yang bilang kalau Linux itu hanya untuk hacker, geek, sysadmin, netadmin, security expert, digital forensics, programmer, dan sebangsanya. Entah mengapa demikian. Mitos-mitos tersebut demikian melekatnya di masyarakat, sehingga orang-orang awam semakin enggan mencoba sistem operasi bebas berkualitas seperti Linux. Padahal belajar Linux itu mudah. Mungkin dulu Linux memang tidak terlalu ramah terhadap pengguna pemula, apalagi yang sudah lama terjebak di zona nyaman sistem operasi Windows. Namun itu dulu, keadaan sekarang sudah jauh sangat berbeda. Belakangan banyak bermunculan distro baru yang mendepankan kemudahan penggunaan (ease of use), sebut saja Ubuntu, Linux Mint, BlankOn, OpenSUSE, Mandriva, Fedora, dkk. Kita hanya perlu sedikit keberanian untuk mencoba keluar dari zona nyaman.
Mengapa Harus Belajar Linux?
Kalau sudah bisa menggunakan komputer dengan sistem operasi Windows, mengapa harus belajar Linux lagi? Toh kebutuhan di dunia kerja saat ini masih tidak jauh-jauh dari aplikasi yang jalan di atas sistem operasi Windows. Iklan-iklan lowongan kerja di koran dan kenyataan di perkantoran memang mendukung pernyataan ini. Tapi tahukah kita bahwa kebanyakan piranti lunak Windows dan aplikasinya itu bajakan alias ilegal? Menurut survei BSA, total angka pembajakan di Indonesia pada tahun 2010 mencapai US$ 1,32 miliar. Wow, fantastis bukan? Konon jumlah itu sama artinya bahwa 87% dari perangkat lunak yang terpasang di komputer pribadi di negeri ini ILEGAL (tanpa lisensi).

Apakah kita bangga dengan besarnya angka pembajakan perangkat lunak tersebut? TIDAK. Lalu bagaimana kita mengatasinya? Sejauh yang saya tahu pilihannya ada dua, 1) gunakan perangkat lunak komersial yang berlisensi (legal), atau 2) gunakan perangkat lunak bebas sumber terbuka (FOSS). Pilihan pertama jelas butuh dana yang tidak sedikit, APBN negeri ini bisa digerogoti untuk pembelian lisensi perangkat lunak di lingkungan pemerintah saja. Pilihan nomor dua juga butuh dana tapi tidak sebesar pilihan pertama. Tantangannya justru kita harus belajar lagi, belajar Linux dan perangkat lunak pendukungnya. Keuntungan lain jika kita memilih nomor dua, kita akan mengurangi ketergantungan terhadap vendor besar.
Di dunia kerja, percaya tidak percaya, juga ada suatu kecenderungan perusahaan-perusahaan besar untuk mencari ahli-ahli dengan spesialisasi Linux. Setidaknya itu yang terungkap dalam salah satu survei yang dilakukan oleh Linux Fondation. Bahkan menurut survei tersebut, profesional Linux banyak dicari namun sulit ditemukan. Artinya ada peluang untuk menjadi profesional di bidang Linux. Tentu saja tidak ada pilihan lain selain belajar dan belajar untuk menjadi seorang profesional yang ahli di bidangnya.
Sepertinya kita sudah punya alasan yang cukup untuk belajar Linux bukan?
Mulai Dari Mana?
Tidak ada cara lain untuk belajar Linux selain mulai menggunakannya. Pilih salah satu distro yang saya sebutkan di atas (mungkin bisa mulai dengan Ubuntu/Linux Mint/BlankOn), lakukan instalasi dengan mode dual boot dengan Windows di komputer pribadi, lalu gunakan secara rutin setiap hari. Carilah aplikasi-aplikasi padanan untuk aplikasi yang biasa digunakan di Windows. Beberapak aplikasi itu di antaranya: LibreOffice (dulunya OpenOffice) untuk Microsoft Office, GIMP untk Adobe Photoshop, InkScape untuk CorelDraw, Dia/Kivio untuk Visio, Pidgin untuk Yahoo Messenger, Rhythmbox/Amarok/Audacious untuk WinAmp, Kompozer/Bluefish untuk Dreamweaver, Nautilus untuk Windows Explorer, dll.

Setelah terbiasa dan cukup pede dengan lingkungan desktop dan segala perangkat lunak pendukung di Linux, mulailah untuk belajar sedikit tentang berbagai sisi teknis sistem operasi buatan Linus Torvalds dan komunitasnya ini. Pengetahuan tentang File Hierarchy System (FHS), Basic Command Line (BCL) atau perindah dasar Linux, konsep file permission, instalasi perangkat lunak menggunakan package manager (dpkg/apt-get/aptitude/synaptic di Debian, CS), dan konsep proses dan bagaimana memantau atau menghentikannya, akan membuat kita tambah percaya diri menggunakan Linux. Cobalah menggunakan distro lain dengan lingkungan desktop yang berbeda. Jika sebelumnya menggunakan Debian atau turunannya yang menggunakan Gnome, cobalah distro lain yang menggunakan KDE seperti OpenSUSE. Jika sebelumnya menggunakan distro dengan package manager dpkg/apt-get/aptitude/synaptic, cobalah distro yang menggunakan RPM/Yum (RedHat dan turunannya).
Apabila sudah bosan atau butuh tantangan baru atau ingin berpetualang lebih jauh, beranikanlah diri untuk mencoba distro-distro untuk pengguna lebih lanjut. Install Slackware, Gentoo, Arch Linux, atau bahkan mungkin Linux From Scratch (LFS). Jangan lupa menjajal peruntungan menjadi sysadmin, install dan konfigurasi berbagai macam server, server web Apache, server email Postfix/Zimbra, Samba, FTP, NFS, dkk. Ada pula berbagai teknologi virtualisasi seperti KVM, VirtualBox, OpenVZ, Xen, LXC, atau Qemu yang akan membuat kita terkagum-kagum dengan kehebatan sistem operasi Linux.
Mencari Bantuan
Jujur saja, selama saya menggunakan sistem operasi Linux ada banyak masalah yang saya jumpai. Mulai dari masalah sepele karena kurangnya pengetahuan sampai masalah kernel panic yang bisa bikin kepala pusing tujuh keliling. Sebagai manusia tentu saja kita mempunyai keterbatasan, di saat-saat ada permalahan seperti ini lah kita butuh bantuan. Di dunia Linux, dari manakah kita bisa mendapatkan bantuan? Sebenarnya Linux itu sudah datang dengan pusat bantuan yang sangat lengkap. Manual Pages (laman manual) adalah tempat pertama yang harus didatangi seorang pengguna Linux untuk mendapatkan bantuan atau tepatnya pencerahan. Jangan heran kalau di komunitas ada sebuah jargon bernama RTFM, Read The Fucking Manual. Laman manual menyediakan informasi untuk penggunaan berbagai perintah dan perangkat lunak di Linux. Bacalah dulu sebelum mencari bantuan ke pihak lain. Akses laman manual dilakukan dari terminal dengan format perintah man nama_perintah. Contoh, untuk membaca laman manual perintah ls:

1man ls
Tempat persinggahan berikutnya setelah laman manual? Coba tebak: GOOGLE. Mesin pencari paling besar di Internet ini bahkan sempat menyediakan alamat khusus untuk para pengguna Linux, sayangnya kini sudah dihapus. Terkadang cukup dengan menyalin tempel, copy paste pesan error di Linux ke laman pencarian Google, kita akan menemukan solusi untuk masalah yang sedang dihadapi.
Di barisan paling depan ada satu kekuatan besar yang selama ini menopang dan membesarkan Linux dan perangkat lunak bebas sumber terbuka lainnya, KOMUNITAS. Inilah tempat terakhir kita mencari bantuan. Biasanya komunitas-komunitas ini berkumpul di dunia maya, ada yang melalui forum, ada pula yang lebih memilih menggunakan milis, beberapa mungkin ada juga yang mempunyai kanal di IRC. Sekali-sekali mereka juga mengadakan kopi darat (kopdar). Kebanyakan komunitas terbentuk berdasarkan kesamaan distro yang digunakan, misalnya saja Komunitas Ubuntu Indonesia, Komunitas OpenSUSE Indonesia, Slackware Makassar, dll. Beberapa lainnya terbentuk berdasarkan kesamaan letak geografis, sebut saja KPLI Jakarta, Kelompok Linux Arek Suroboyo, KPLI Bogor, KPLI Medan, dll.
Sebelum bertanya, perhatikanlah peraturan dan etika yang berlaku di komunitas tersebut. Lain lubuk lain pula ikannya, setiap komunitas punya kebiasaan dan peraturan sendiri. Mereka bisa ramah dan sangat membantu, tapi juga bisa sangat keras dan menyebalkan untuk orang yang baru bergabung. Setiap komunitas biasanya selalu menyediakan panduan bagaimana cara bertanya yang baik. Kebiasaan umum yang berlaku, jangan bertanya dulu sebelum membaca manual dan mencari di Google.
»»  READMORE...

Kamis, 27 September 2012

Perintah-Perintah Dasar SQL

-->
  1. Input Data
Untuk memasukan sebuah baris (record) kedalam table MySQL adalah sebagai berikut
INSERT INTO table [(colomn1, colomn2, …])]
VALUES (value1, value2, …]);
Contoh
Insert into anggota (nomor,nama,email,alamat,kota) values (100,’deden’,’deden@yahoo.com’,’Jl. Raya klari Misran gaspoll’,’Karawang’)
-->
  1. Menghapus Record
Untuk menghapus suatu record dengan kondisi tertentu digunakan perintah sebagai berikut :
DELETE [FROM] table [WHERE condition];
Contoh :
Untuk menghapus record dengan no = 105
delete from anggota where no=”105”;
Atau
delete from anggota where no=105;

Untuk menghapus seluruh record
delete from anggota;


  1. Memodifikasi Record
Untuk memodifikasi (merubah) isi record tertentu adalah dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
UPDATE table
SET column = value[,column=value,…]
[WHERE condition];





Contoh :
Untuk meng-update data email di table anggota, nomor 105
update anggota set email=’sam@yahoo.com’ where nomor=’105’;


  1. Menampilkan Isi Tabel
Bentuk umum :
SELECT [DISTINCT] <attribute-list>
FROM <table-list>
WHERE <condition>




Fungsi Distinct adalah suatu hasil query yang tidak memiliki duplikat
»»  READMORE...

Minggu, 23 September 2012

Cara Menggati tampilan browser

  1. Buka browser Mozilla Firefox Anda
  2. Pergi ke https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/personas/
  3. Pilih tampilan yang Anda sukai. Disana ada berbagai kategori. Misalkan saya memilih kategori Website ==> Android Party.
  4. Setelah itu klik Add to Firefox
  5. Selesai
Sekarang tampilan Mozilla Firefox Anda sudah berbeda dengan yang lainnya. Jadi Anda tidak usah khawatir untuk membuka laptop Anda dan membuka Mozilla didepan teman-teman dan teman-teman Anda pasti berkata " Wuih, gimana tuh buat tampilan seperti itu" Anda jawab "Mau ? uangne piro ?"

Hanya sekedar itu saja yang bisa saya berikan tentang Cara Mengganti Tampilan Browser Mozilla Firefox. Semoga artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda terutama saya pribadi. Akhir kata ditutup dengan,wasalam
»»  READMORE...

Kamis, 20 September 2012

PerIntah dasar data base MYSQL

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit mengenai pengolahn Database, Pada dasarnya perintah dasar untuk megolah database ada 4 Macam, yaitu :

1.Select (Perintah untuk mencari/Menampilkan Data)
2.Insert (Perintah untuk Memasukan Data Baru)
3.Update (Perintah untuk mngedit Data)
4.Delete (Perintah untuk menghapus Data)

Dengan adanya hubungan/relasi dari satu tabel dengan yang lain maka perintah dasar tersebut akan berkembang disesuaikan dengan kebutuhannya. Banyak sekali program untuk membuat database seperti Ms. SQL Server sampai yang open source atau yang dapat kita download langung gratis lewat internet seperti Mysql. Untuk melatih perintah dasar tersebut saya menggunakan Mysql. sebagai contoh saya menggunakan database yang telah saya buat untuk program perpustakaan.

Langsung aja let`s study :

1.SELECT (Perintah untuk mencari/Menampilkan Data)
Syntax :

select ColumnName from NamaTable [Kondisi][Group By][Having][Order By]

Beberapa Contoh Pencarian Data :
  1. Tampilkan data buku
  2. Tampilkan Kode dan judul buku dan urutkan berdasarkan kode bukunya
  3. Tampilkan data buku yang judulnya mengandung kata XX 
  4. Tampilkan data anggota yang jenis kelaminnya laki-laki dan yang alamatnya semarang
  5. Tampilkan data buku yang masih dipinjam
  6. Tampilkan data buku yang masih dipinjam si A
  7. Tampilkan data buku yang ada di perpustakaan
  8. Tampilkan data transaksi peminjaman buku mulai 1 Januari 2010 sampai dengan 31 Desember 2010
Jawab :
  1. select * from T_Buku
  2. select KdBuku,JdlBUku from T_Buku order by KdBuku
  3. select * from T_Buku where JdlBuku like '%XX%'
  4. select * from T_Anggota where JnsKelamin = ’laki-laki’ and AlmAnggota = ’Semarang’ 
  5. select * from T_Buku where Idbuku in(select IdBuku from T_DetailPinjam where IdDetailPinjam not in(select IdDetailPinjam from T_Kembali)) (Logikanya adalah data buku yang Idbukunya ada dalam T_DetailPinjam yang mana IdDetailPinjamnya belum ada di T_Kembali )
  6. select * from T_Buku where IdBuku in(select IdBuku from T_DetailPinjam where IdPinjam in (select IdPInjam from T_Pinjam where IdPinjam = 'A') and IdDetailPinjam not in (select IdDetailPinjam from T_Kembali)) (Logikanya adalah data buku yang IdBukunya ada pada T_DetailPinjam yang IdPinjamnya adalah milik si A dan IdBukunya belum ada di T_Kembali )
  7. select * from T_Buku where IdBuku not in (select IdBuku from T_DetailPinjam) or IdBuku in (select IdBuku from T_DetailPinjam where IdDetaiPinjam in (select IdDetailPinjam from T_Kembali)) (Logikanya Adalah Data Buku yang IdBukunya belum ada di T_DetailPinjam atau ada didalam T_DetailPinjam tetapi sudah dikembalikan )
  8. select * form V_Pinjam where TglPinjam between ‘01/01/2010’ and ‘12/31/2010’
2. INSERT (Perintah untuk Memasukan Data Baru)
Syarat :
1. Jangan mengisi Columname yang bersifat Otomatis
Syntax :
insert into NamaTabel
(ColumnName1,…, ColumnNamen)  
Values
(‘NilaiInput1’,….,’NilaiInputn’)

Contoh :
Masukan Satu Record Data Anggota
insert into T_Anggota
(TglDaftar, KdAnggota, NmAnggota, AlmAnggota,JnsKelamin, TelpAnggota)
Values 
 (‘13/06/2010’,’KA-01’,’Rendy Amdani’,’Kendal’,’laki-laki’,’085226555212’)  

3.UPDATE (Perintah untuk mngedit Data)
Syarat :
1. Jangan Mengupdate PK
Syntax :
update T_Anggota set
ColumnUpdate Ke 1=’NilaiUpdate Ke 1’,…,ColumnUpdate Ke n=’NilaiUpdate Ke n’
[Kondisi]

Contoh :
update T_Anggota set
AlmAnggota = ’Kendal’, TelpAnggota = ’085226555212’
where KdAnggota = ’KA-01’ 

4. DELETE (Perintah untuk menghapus Data)
Syarat :
Untuk menghapus data yang Column Namenya merupakan PK dari ColumnName FK pada Tabel X  pastikan data Foreign pada Tabel X tersebut sudah Terhapus Terlebih Dahulu
Syntax :
Delete NamaTabel [Kondisi]

Contoh :
Misal IdAnggota di Table Anggota=’X’  dan table Pinjam mempunyai data Peminjaman yang IdPeminjamnya X (Yang Merupakan Foreign dari Table Anggota) Maka untuk menghapus Data Tabel Anggota yang mempunyai idanggota=’X’ Ada 2 Perintah yang harus dijalankan

delete T_Pinjam where IdPeminjam = ’X’
delete T_Anggota where IdAnggota = ’X’

Selamat mencoba, mohon maaf kalo ada kesalahan dan kekurangan dalam postingan ini, mengingat penulis adalah seorang newbie yang mencoba untuk terus belajar dan berbagi ilmu serta pengalaman, Salam Opensource.
»»  READMORE...

Belajar jaringan komputer


Cisco Packet Tracer adalah program e-learning buatan Cisco yang akan mensimulasi jaringan komputer yang sebelumnya telah di design dan dikonfigurasi oleh pengguna. Simulasi workstation, server, router dan perangkat jaringan lainnya dibuat sangat mirip dengan aslinya. Sehingga kita bisa belajar jaringan komputer melalui simulasi program ini saja, tidak perlu biaya mahal untuk membeli komputer yang banyak untuk melakukan rekayasa yang kita inginkan. Tentu ini sangat menghemat biaya. Selain itu, dengan Cisco Packet Tracer, kita dapat mempelajari seluk beluk jaringan yang standar, tapi sangat mendalam. Bahkan isi PDU pada sebuah paket pada interval waktu tertentu bisa kita lihat dan pelajari, hal yang susah untuk dilakukan dengan menggunakan perangkat jaringan asli sekalipun.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagi sedikit pengalaman ketika saya menggunakan Cisco Packet Tracer ini. Semua telah saya buat dalam bentuk tutorial dan dibundel dalam satu file PDF untuk dicoba prakteknya. Asumsinya adalah anda telah memiliki perangkat lunak Cisco Packet Tracer-nya dan telah terinstall dengan baik di PC anda. Sasaran pembaca dalam file PDF adalah para pemula yang senang dengan Computer Network (jaringan komputer), tau dasar-dasar operasional Cisco Packet Tracer-nya, tapi masih belum begitu familiar dengan panel-panel pada programnya ;)
Oh iya, sangat disarankan bagi para pembaca yang budiman… untuk membaca juga postingan saya sebelum ini, agar mengerti dasar-dasar jaringan komputer dan sistematikanya. Walopun dengan sedikit promosi hehehe…
»»  READMORE...

Selasa, 05 Juni 2012

bublle soRt

<html>
<head>
<script Language="JavaScript">
function Urutkan(form)
  {
    DataKosong = false;
    DataInputan = form.Data.value;
    inputData = DataInputan.split(",");
      for (var i = 0; i < inputData.length; i++)
       {
         inputData[i] = parseInt(inputData[i], 10);
         if (isNaN(inputData[i]))
        {
          DataKosong = true;
          break;
        }
      
     inputData = bubbleSort(inputData, 0, inputData.length - 1);
     if (DataKosong)
        {
           alert("Silakan Entri Dulu Data, Pisahkan dengan tanda koma");
           form.Data.focus();
        }
    else
        form.Hasil.value = DataString(inputData, 0);
        }
  function DataString(ArrayData, Angka)
    
»»  READMORE...

Minggu, 27 Mei 2012

UntuKMU

Dulu di saat hati ini telah rapuh

Kau muncul sebagai semangat baru dalam hidupku


Kau adalah penyelamat hati ini


Dan seiring berjalannya waktu


Kau semakin larut ke dalam duniaku


Dirimulah pengisi hati yang sempat kosong


Dirimu juga yang memberi warna baru di setiap langkahku


Dan kini kusadari hati ini telah terpikat oleh segala pesonamu


Segala asa dan rasaku tlah ku curahkan hanya untukmu


Di setiap hembusan nafasku hanya ada bayangmu


Anganku pun selalu melayang jauh memikirkanmu


Dan hanya kaulah pujangga hati yang selalu menghiasi indahnya mimpi dan hidupKu


Andaikan dirimu tahu


Di setiap detik dalam nafasKu


Hanya Rasa Sayang yang terbesit dalam sanubariku


Sayang yang tulus hanya untukmu


Sayang yang membuatku jadi hidup ber arti


Di setiap aliran darahku


Hanya rasa rindu ini yang ada


Rindu yang menggebu-gebu


Yang tiada pernah kurasakan selain denganmu


Dan sekali lagi,


Inilah Rasa SayangKu hanya untukMu


Yang akan selalu terukir manis di relung hatiku


bidadariKU R*R*,


Harus kau tahu


Aku akan selalu menungguMu


Menunggu cinta putihmu kan berlabuh lagi di dermaga hatiku


Karena aku yakin kaulah yang pantas ada di hatiku itu


Dan karena bagiku


Engkau Wanita terindah yang pernah ku temui di sepanjang umurku
...

just for You...

 by deden hermawan
»»  READMORE...