Minggu, 08 September 2013

Cara menginstall Windows 7 melalui USB Flashdisk

Selama ini saya telah mencoba mencari informasi bagaimana caranya menginstall Windows 7 melalui Flashdisk, dan akhirnya berhasil juga, walaupun prosesnya berjalan agak lambat dan kupikir ngga bakalan juga nih bisa menginstall lewat USB flashdisk, baru2 ini telah banyak artikel yang membahas tentang cara2 menginstall windows melalui USB flashdisk, dan saya pikir gak ada salahnya mencoba trik yang lain, siapa tau ada peningkatan dalam hal kecepatan penginstallannya.
Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang ngga kebaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian ngga lah perlu terjadi lagi.
Saya akan menunjukkan 2 ( secara manual dan otomatis ) cara menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan 4Gb ato lebih, soalnya Windows 7 setidaknya mengambil tempat sebesar 3Gb.

Cara Manual:
  1. Colokkan USB Flaskdisk anda. (masukin ke usb port yah, jgn ke tempat lain).
  2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
  3. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
  4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalah disk1.
  5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
  6. Ketik clean dan tekan ENTER.
  7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
  8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
  9. Ketik active dan tekan ENTER.
  10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
  11. Ketik assign dan tekan ENTER
  12. Ketik exit dan tekan ENTER.
  13. Masukkan disk DVD windows 7  dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
  14. Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.

Cara Otomatis.
Cara otomatis tentunya merupakan pilihan saya, dan untuk itu sudah tersedia program yang namanya WinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk.
  1. Unduh dulu program WinToFlash versi terbaru. (download link diakhir artikel)
  2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
  3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard.
  4. Klik “Next”
  5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB Flaskdisk anda. klik “Next”.
  6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
  7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk.
  8. Klik “Next” apabila selesai pengopian, dan bootinglah komputer anda melalui USB Flashdisk tadi. apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
Cara lain khusus untuk Windows 7 dapat menggunakan tools dari microsoft, yaitu Windows7 USB/DVD Download tools.

Sesudah Download dan install lalu jalankan programnya, pada langkah ke-1 pilih lokasi file .iso windows7 kita, lalu langkah ke-2 pilih apakah akan di install ke usb flashdisk tau bakar ke DVD disk.
Baru baru ini saya menemukan lagi perangkat lunak baru untuk membuat flashdisk kita menjadi CD/DVD, utility ini mengubah flashdisk kita menjadi installer untuk windows vista dan windows 7. Cara memakainya cukup mudah, tinggal pilih lokasi drive flashdisk kita dan sumber CD/DVD windows vista atau windows 7 kita.
Adapun cara lain lagi untuk membuat flasdisk kita agar bisa dipakai untuk menginstall windows 7 ialah dengan memakai tool yang bernama EasyBCD, berikut langkah2nya:
  1. Bagi yang belum punya program EasyBCD, silahkan download linknya diakhir artikel ini:
  2. Kemudian colokkan flaskdisk nya ke port USB komputer kita, lalu format lah dengan memakai partisi FAT32
  3. Jalankan program EasyBCD dan klik tombol “Bootloader Setup” di panel sebelah kiri.

  4. Dibawah kotak “Create Bootable External Media“, pilihlah flashdisk yang akan kita buat untuk menginstall windows 7.
  5. Kemudian klik tombol “Install BCD” dan tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog berikut:

  6. Klik tombol “Yes” lalu tutuplah program EasyBCD, kemudian masukkan DVD windows 7 ke komputer/laptop.

  7. Setelah itu, copy lah semua isi DVD windows 7 tadi ke flashdisk yang telah kita siapkan tadi, jika anda punya file .iso windows 7, ekstrak dahulu ke folder yang telah kita tentukan, kemudian baru di copy ke flaskdisk tadi.
  8. Selesai, sekarang flasdisknya sudah bisa dipakai untuk menginstall windows ke laptop / komputer kita.
Demikian trik yang baru untuk membuat fd kita agar bisa dipake untuk menginstall windows.
Dan untuk menguji apakah usb flashdisk atau disk DVD windows kita berhasil atau ngga dapat menggunakan program / tools MobaliveCD.

Windows 8 telah diluncurkan oleh microsoft (versi beta) Silahkan juga dilihat cara menginstall Windows 8 melalui USB Flashdisk Cara menginstall Windows 8 Melalui USB Flashdisk Catatan:
  1. Untuk mengaktifkan windows 7 anda yang belum di aktivasi, silahkan lihat artikel berikut:
    Cara aktivasi Windows 7
  2. Apabila belum tahu cara menginstall windows7 ke komputer/laptop anda, silahkan lihat artikel berikut:
    Langkah2 Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)
  3. Bila belum punya DVD asli windows7 nya silahkan:
    Download Windows 7 DVD ISO Asli
  4. Kalo belum tahu apa beda versi windows 7 home pemium, professional dan ultimate:
  5. Apa perbedaan Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate
»»  READMORE...

Jumat, 06 September 2013

PENGERTIAN VIRUS

Deden hermawan  - Hay all??? Kali ini saya akan membahas tentang virus lagi nihh, Mungkin sebagian dari kalian sudah ada yang pernah merasakan keganasan dari  Virus, Worm, Trojan, Backdoor, Malware, dan Spyware. tapi tidak tau apa perbedaan dari Virus, Worm, Trojan, Backdoor, Malware, dan Spyware. maka dari itu saya akan coba posting Pengertian Virus, Worm, Trojan, Backdoor, Malware, Spyware itu sendiri dan saya harap dapat menambah pengetahuan kita semua berikut pengertiannya :


Virus :
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.

Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, dan McAfee.

Worm :
Worm adalah jenis virus yang tidak menginfeksi program lainnya.
Ia membuat copy dirinya sendiri dan menginfeksi komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan program lainnya; akan tetapi sebuah worm dapat mengubah atau merusak file dan program.

Trojan :
Trojan adalah replika atau duplikat virus. Trojan dimasukan sebagai virus karena sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah computer. Sifat trojan adalah mengkontrol computer secara otomatis. Misalnya computer yang dimasuki trojan email. Trojan dimasukan dalam RATS (remote access trojans) dimana sebuah computer dikontrol oleh program tertentu, bahkan beberapa trojan difungsikan membuka computer agar dapat dimasuki oleh computer dan diaccess dari jauh.

Backdoor :
Backdoor atau "pintu belakang", dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai back door.

Backdoor pada awalnya dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi. Salah satu contoh dari pernyataan ini adalah ketika Kenneth Thompson (salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah program proses login pada tahun 1983 ketika memperoleh Turing Award),
»»  READMORE...

Minggu, 10 Februari 2013

Cara Partisi Hardisk

cara partisi harddisk windows 7 dan vistaSebelum ke tutorial cara partisi harddisk, sebenarnya apa sih partisi harddisk itu? Gampang saja. Anda pernah melihat komputer dengan 2 atau lebih drive? Misalnya drive C, D, E, bahkan sampai F? Inilah yang disebut partisi harddisk. Harddisk komputer tersebut dibagi-bagi ke dalam beberapa partisi yang selanjutnya disebut drive C, D, E, dan F.
Namun demikian, tidak semua komputer yang memiliki beberapa drive adalah komputer dengan harddisk yang dipartisi. Bisa saja memang si pemilik memasangkan hard drive lain ke komputernya. Jika demikian, unit hard drive baru ini akan dideteksi sebagai drive baru.

Lalu apa gunanya partisi harddisk?

Jika komputer Anda hanya punya 1 harddisk dan tidak dipartisi, seluruh data Anda tersimpan di drive C. Suatu saat komputer Anda error dan harus diinstall ulang. Proses install ulang ini akan mengakibatkan seluruh data di drive C terhapus. Semua data Anda akan hilang.
Lain halnya jika Anda memiliki beberapa partisi harddisk. Anda dapat menyimpan data-data Anda di drive D misalnya. Dan jika suatu saat harus install ulang, data di drive D akan selamat. Proses install ulang hanya menyebabkan data di drive C yang hilang. Data-data di drive lain tidak tersentuh.
Bagaimana? Sudah jelas bukan manfaat partisi harddisk?

Cara partisi harddisk Windows 7 dan Vista

Cara membuat partisi harddisk untuk Windows 7 dan Vista dapat saya kelompokkan menjadi 2 tahap. Pertama, pembuatan ruang untuk partisi baru. Kedua, pembuatan partisi itu sendiri di dalam ruangan yang telah disediakan.
Berikut adalah tahap 1 nya, yaitu pembuatan ruang untuk partisi baru.
  • Klik tombol “Start” pada Taskbar/ Superbar (Windows 7). Pada kotak “Search programs and files” ketikkan “Computer Management”. Enter.
  • Klik “Disk Management” di bawah “Storage”. Akan muncul daftar partisi harddisk Anda.
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Klik kanan pada harddisk yang ingin Anda partisi. Pilih “Shrink Volume”.
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Berikutnya akan muncul jendela dialog “Shrink”. Ada 3 hal di situ, yaitu:
    • Total size….. – Kapasitas drive sebelum dipartisi
    • Size of….. – Kapasistas drive tersisa yang dapat dibuat partisi baru
    • Enter the…. – Masukkan ukuran partisi baru yang ingin Anda buat. Sebaiknya di bawah ukuran “Size of….”
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Klik “Shrink”. Akan muncul volume harddisk baru yang belum dialokasikan. Ini adalah ruang untuk partisi yang akan dibuat nantinya.
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
Selanjutnya ke tahap kedua cara partisi harddisk, yaitu pembuatan partisi itu sendiri. Berikut langkah-langkahnya:
  • Klik kanan pada ruangan yang telah Anda buat tadi (Unallocated volume). Klik “New Simple Volume”.
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Akan muncul jendela “New Simpel Volume Wizard”. Klik “Next”
cara membuat partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Berikutnya, masukkan ukuran yang Anda inginkan untuk partisi baru tersebut. Jika ingin menghabiskan seluruh ruang untuk 1 partisi, maka isi sesuai dengan ukuran “Maximum disk space in MB”.
cara membuat partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Selanjutnya, tentukan huruf yang akan digunakan untuk partisi baru tersebut. Klik “Next”.
cara membuat partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Pada jendela berikutnya, pastikan bahwa Anda memilih NTFS pada bagian “File system”. Centang “Perform a quick format”. Klik “Next”
cara partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Terakhir, pastikan semua pengaturan Anda sudah benar. Klik “Finish”. Jika ada yang salah, klik “Back” dan lakukan pengaturan sesuai keinginan Anda.
cara membuat partisi harddisk windows 7 dan vista
  • Selesai. Untuk memastikan proses pembuatan partisi berhasil, buka windows explorer. Lihat apakah ada drive baru di sana dan cobalah menyimpan data di drive baru tersebut.
Demikian cara partisi harddisk Windows 7 dan Vista. Cukup mudah bukan? Adakah yang belum Anda pahami dari proses tersebut? Jika ya, cukup tinggalkan komentar dan saya akan berusaha menjawab sejauh yang saya ketahui.
»»  READMORE...

Senin, 07 Januari 2013

REMASTERING UBUNTU

Remaster adalah sebuah teknik untuk mengubah, menambahkan, dan mengurangi paket dan aplikasi yang terdapat pada suatu Sistem Operasi. Remastering tidak hanya bisa dilakukan di sistem operasi berbasis open source, dalam SO yang berbasis closed source (seperti windows) pun hal ini bisa dilakukan. Dalam artikel ini saya akan mencoba menjelaskan teknik bagaimana meremaster Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx).
Alat - alat yang di butuhkan untuk remaster.
1. Iso Image Ubuntu 10.04
2. UCK (Ubuntu Customization Kit)
3. Ruang kosong hardisk kalo bisa diatas 3.5 GB
Ayo Mulai Remaster!
PERHATIAN: CARA INI BERESIKO, SEBAIKNYA GUNAKAN FASILITAS CHROOT DI APLIKASI RECONSTRUCTOR
Hal pertama yang perlu di lakukan adalah menginstall UCK terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah di terminal :
sudo apt-get install uck
oya, tentu menginstall uck dengan cara seperti di atas harus dilakukan dengan koneksi internet. ^_^
Setelah teristall dengan sukses, selanjutnya yaitu masuk ke dalam direktori tempat file image iso berada. Misalkan file iso punya saya ada di dalam folder home, maka cukup dengan melakukan perintah
cd ~
setelah masuk ke dalam direktori file isonya, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan urutan 3 langkah berikut, satu per satu tentunya ...
sudo uck-remaster-unpack-iso ubuntu-10.04-desktop-i386.iso
sudo uck-remaster-unpack-initrd
sudo uck-remaster-unpack-rootfs
nah, kalau sudah sekarang silahkan cek isi folder ~/tmp/ (tanda ~ untuk mengganti /home/nama_user)
Jika proses unpack berhasil, maka dalam folder tersebut akan ada 3 folder lagi yang bernama 'remaster-initrd', 'remaster-root', dan 'remaster-iso', ketiga folder tersebut adalah hasil dari proses unpack yang telah dilakukan.

Selanjutnya kita akan masuk ke dalam tampilan yang ada di dalam calon remaster kita. Hal ini untuk mempermudah kita dalam mengubah isi calon ubuntu kita.
Masuk ke dalam terminal yang terdapat pada tty1 dengan cara menekan kombinasi tombol ctrl+alt+f1 Apabila berhasil, maka kita akan dimintai nama user dan password untuk login dalam terminal tty1.
mount semua device yang ada di dalam komputer kita ke dalam direktori remaster-root agar saat masuk ke dalam tampilan calon ubuntu kita, kita dapat menggunakan device tersebut seperti mouse, keyboard, dll dengan cara
sudo mount --bind /dev/ ~/tmp/remaster-root/dev
setelah itu chroot ke dalam calom ubuntu kita dengan perintah
sudo uck-remaster-chroot-rootfs
catatan: bila mounting diatas gagal gunakan ini (ralat):

sudo mount -o bind /dev ~/tmp/remaster-root/dev
sudo mount -o bind /proc ~/tmp/remaster-root/proc
sudo mount -o bind /sys ~/tmp/remaster-root/sys
selanjutnya yaitu masuk ke dalam calon tampilan ubuntu kita dengan perintah
startx -- :1
Nah, jika sudah masuk ke dalam tampilan calon ubuntu kita, kita bebas merubah paket - paket yang ada di dalamnya. Caranya bisa menggunakan ubuntu software center, atau dengan menggunakan synaptic package manager seperti menggunakan ubuntu biasa...
Ubuntu Software Center :
Synaptic Package Manager : untuk membuka synaptic package manager, klik System, Administration, Synaptic Package Manager
nah, jika sudah selesai menambah dan mengurangi pake, maka logout calon ubuntu kita tersebut. Maka kita akan masuk ke dalam terminal di tty1 lagi.
Sebelum kita membuat file iso untuk ubuntu kita yang telah di rubah paket-paketnya, maka kita perlu me-umount device dari dalam direktori remaster-root dengan cara :
umount ~/tmp/remaster-root/dev
setelah itu barulah kita melakukan packing untuk ubuntu kita yang baru dengan urutan langkah sebagai berikut :
sudo uck-remaster-pack-rootfs
sudo uck-remaster-pack-initrd
sudo uck-remaster-pack-iso ubuntu-punyaku.iso
nah, setelah itu file image iso kita yang baru akan berada di dalam folder remaster-new-files. Cobalah file iso tersebut dengan menggunakan virtualbox atau burn ke cd/dvd untuk di coba secara live.
»»  READMORE...

SIMPLE Bash Script

Simple Bash Script

Langkah awal sebaiknya periksa dulu shell aktif anda, gunakan perintah ps (report process status)
[fajar@linux$]ps
 PID TTY          TIME CMD
  219 tty1     00:00:00 bash
  301 tty1     00:00:00 ps
bash adalah shell aktif di system saya, jika disystem anda berbeda misalnya csh atau ksh ubahlah dengan perintah change shell
[fajar@linux$]chsh
Password:
New shell [/bin/csh]:/bin/bash
Shell changed
atau dengan mengetikkan bash
[fajar@linux$]bash
sekarang coba anda ketikkan perintah dibawah ini pada prompt shell
echo "Script shell pertamaku di linux"
[fajar@linux$]echo "Script shell pertamaku di linux"
Script shell pertamaku di linux
string yang diapit tanda kutip ganda (double quoted) akan ditampilkan pada layar anda, echo adalah statement (perintah) built-in bash yang berfungsi menampilkan informasi ke standard output yang defaultnya adalah layar. jika diinginkan mengulangi proses tersebut, anda akan mengetikkan kembali perintah tadi, tapi dengan fasilitas history cukup menggunakan tombol panah kita sudah dapat mengulangi perintah tersebut, bagaimana jika berupa kumpulan perintah yang cukup banyak, tentunya dengan fasilitas hirtory kita akan kerepotan juga mengulangi perintah yang diinginkan apalagi jika selang beberapa waktu mungkin perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain karena history mempunyai kapasitas penyimpanan yang ditentukan. untuk itulah sebaiknya perintah-perintah tsb disimpan ke sebuah file yang dapat kita panggil kapanpun diinginkan.
coba ikuti langkah - langkah berikut:
  1. Masuk ke editor anda, apakah memakai vi,pico,emacs,dsb...
  2. ketikkan perintah berikut
    #!/bin/bash
    echo "Hello, apa khabar"
  3. simpan dengan nama file tes
  4. ubah permission file tes menggunakan chmod
    [fajar@linux$]chmod 755 tes
  5. jalankan
    [fajar@linux$]./tes
kapan saja anda mau mengeksekusinya tinggal memanggil file tes tersebut, jika diinginkan mengeset direktory kerja anda sehingga terdaftar pada search path ketikkan perintah berikut
PATH=$PATH:.
setelah itu script diatas dapat dijalankan dengan cara
[fajar@linux$]tes
Hello, apa khabar
tanda #! pada /bin/bash dalam script tes adalah perintah yang diterjemahkan ke kernel linux untuk mengeksekusi path yang disertakan dalam hal ini program bash pada direktory /bin, sebenarnya tanpa mengikutkan baris tersebut anda tetap dapat mengeksekusi script bash, dengan catatan bash adalah shell aktif. atau dengan mengetikkan bash pada prompt shell.
[fajar@linux$]bash tes
tentunya cara ini kurang efisien, menyertakan path program bash diawal script kemudian merubah permission file sehingga dapat anda execusi merupakan cara yang paling efisien.
Sekarang coba kita membuat script shell yang menampilkan informasi berikut:

  1. Waktu system
  2. Info tentang anda
  3. jumlah pemakai yang sedang login di system
contoh scriptnya:
#!/bin/bash
#myinfo

#membersihkan tampilan layar
clear           

#menampilkan informasi
echo -n "Waktu system   :"; date
echo -n "Anda           :"; whoami
echo -n "Banyak pemakai :"; who | wc -l
sebelum dijalankan jangan lupa untuk merubah permission file myinfo sehingga dapat dieksekusi oleh anda
[fajar@linux$]chmod 755 myinfo
[fajar@linux$]./myinfo
Waktu system   : Sat Nov 25  22:57:15 BORT 2001
Anda           : fajar
Banyak pemakai : 2
tentunya layout diatas akan disesuaikan dengan system yang anda gunakan statement echo dengan opsi -n akan membuat posisi kursor untuk tidak berpindah ke baris baru karena secara default statement echo akan mengakhiri proses pencetakan ke standar output dengan karakter baris baru (newline), anda boleh mencoba tanpa menggunakan opsi -n, dan lihat perbedaannya. opsi lain yang dapat digunakan adalah -e (enable), memungkinkan penggunaan backslash karakter atau karakter sekuen seperti pada bahasa C atau perl, misalkan :

echo -e "\abunyikan bell"
jika dijalankan akan mengeluarkan bunyi bell, informasi opsi pada statement echo dan backslash karakter selengkapnya dapat dilihat via man di prompt shell.
[fajar@linux$]man echo
»»  READMORE...

Jumat, 14 Desember 2012

Tutorial Merakit Komputer

Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

rakit1.jpg

Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg

Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

rakit5.jpg
Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

rakit6.jpg


3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 
rakit16.jpg
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg
rakit8.jpg
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
 
rakit9.jpg

rakit10.jpg
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

  
rakit11.jpg
  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg
rakit14.jpg
rakit15.jpg

8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

 
rakit19.jpg
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
»»  READMORE...

Kamis, 13 Desember 2012

jawaban databases Modul II



  1. mysql> select nim, nama_depan, nama_belakang from mahasiswa where NIM like ‘%98%';
+----------------+------------------+-----------------------+
| nim | nama_depan | nama_belakang |
+----------------+------------------+-----------------------+
| 111980138 | Dwi Surya | Irawan |
| 112980138 | Eva | Suharti |
| 112980150 | Dewi | Tatiana |
+----------------+-----------------+-----------------------+
3 rows in set (0.00 sec)

  1. mysql> select nama_depan, nama_belakang, kode_jur from mahasiswa where kode_jur like 'IF' and NIM like ‘%99%’;

  1. mysql> select Nama_mk as Pelajaran , sks from mata_kuliah;

  1. mysql> select distinct nama_depan, nama_belakang, substring(NIM,7), nama_jur from mahasiswa, jurusan where mahasiswa.kode = jurusan.nama_juru ;

  1. mysql> select nama_depan, nama_belakang, timestampdiff(year,tgl_lahir,curdate()) as Age from dosen;

  1. mysql> select * from mahasiswa where NIM like '113%';
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
| NIM | nama_depan | nama_belakang | jns_kelamin | tgl_lahir | tmpt_lahir | gol_darah | alamat | kode_jur |
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
| 113990013 | Agus | Ramandani | P | 1980-08-31 | Bandung | A | Sukabirus 60 | IF |
| 113990066 | Tomi | Hardian | P | 1980-02-29 | Bandung | B | Ciwaruga | IF |
| 113990077 | Muhammad | Faisal | L | 1980-10-30 | Bandung | O | Cijerah | IF |
| 113990079 | Nurul | Karmilah | P | 1981-04-23 | Bandung | AB | Gelatik Dalam No.2 | IF |
+-----------+------------+---------------+-------------+------------+------------+-----------+--------------------+----------+
4 rows in set (0.00 sec)

mysql> select NIM, nama_depan, nama_belakang, jns_kelamin, gol_darah from mahasiswa where NIM='113990013';
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
| NIM | nama_depan | nama_belakang | jns_kelamin | gol_darah |
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
| 113990013 | Agus | Ramandani | P | A |
+-----------+------------+---------------+-------------+-----------+
1 row in set (0.00 sec)

  1. a. mysql> select nama_depan, nama_belakang, kode_jur form dosen where nip=’1300001’;
b. mysql> select * from kelas where kode_mk='CS7453';
c. mysql> select concat(nama_depan,' ',nama_belakang)) as Nama_Mahasiswa, 'jurusan',' ',kode_jur as KO from mahasiswa;


  1. Analisa dari perintah tsb adalah :
  1. Menampilkan kode_mk, nama_mk, sks dari table mata_kuliah dimana kode_mk=”EE1001”;
  2. Menampilkan nim, kode_mk, nilai dari tabel ambil dimana kode_mk=”EE1001”;
  3. Menampilkan nim, nama_depan,kode_jur dari table mahasiswa dimana nim=”111980138”;
  4. Menampilkan nim, kode_mk, Nilai dari tabel ambil dimana nim=”111090138”;

  1. Jalankan dan jelaskan perintah berikut ini :
  1. Menampilkan no_kelas ruang, kode_mk kode, kapasitas dari tabel kelas dimana hari=upper(‘senin’); notes : field no_kelas diganti ruang, kode_mk diganti kode
  2. Menampilkan nim, kode_jur, translate (kode_jur,’TE’, ‘IF’), jns_kelamin, replace(jns_kelamin,’L’,’P’) dari table mahasiswa; notes : men-replace TE menjadi IF pada field kode_jur dan ‘L’ menjadi ‘P’ pada field jenis kelamin (failed)

  1. Query dari dosen
  1. mysql> select nip, jns_kelamin, kode_jur, nama_depan from dosen where nama_depan like 'h%';
  2. select no_kelas Ruang, concat(‘Digunakan pada’) as Digunakan_pada, hari, waktu jam from kelas;

  1. Buat query
  1. Select nama_depan, nama_belakang from dosen where kode_jur=’IF’ and gol_darah=’B’;
  2. Select nip, concat(nama_depan,’ ‘, nama_belakang) as Nama_Lengkap, monthname(tgl_lahir) as Bulan_Lahir from dosen where monthname(tgl_lahir)=’March’;

  1. Buat Query
  1. Select concat(nama_depan, ‘ ‘, nama_belakang) as Nama, lpad(nip,9,’***’) as NIP from dosen where char_length(concat(nama_depan, nama_belakang)) > 12;
  2. Select concat(nama_depan, ‘ ‘, nama_belakang) as Nama, lpad(nip,9,’***’) as NIP from dosen where kode_jur=’IF’;

  1. Select kode_mk Kode, LTRIM(nama_mk) as Mata_Kuliah from mata_kuliah where kode_jur=upper(‘if’);

  1. Select kode_jur KD, replace(substring(NIM,4,6), substring(NIM,6,1),’-‘) as NIP, nama_depan Nama_Depan from mahasiswa;
»»  READMORE...